erer

Dipublikasikan oleh Tim IT PTA MAlut pada on .

 

Pembinaan1

 

Dalam upaya meningkatkan kualitas aparatur peradilan agama di wilayah Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Maluku Utara, Dr. H. Insyafli, M.H.I selaku Ketua Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara beserta Tim telah melakukan Pembinaan di Pengadilan Agama Soasio pada tanggal 13 Juli 2020. Acara dipandu oleh Ketua Pengadioan Agama Soasio, Dacep Burhanudin, S.Ag., M.H.I. dan dihadiri oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Soasio.

 

Pembinaan di awali dari Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara, Fatima Albaar, S. Ag., M.H dengan beberapa hal sebagai berikut :

 

  1. Penjelasan mengenai perbedaan kesekretariatan antara di Tingkat Banding dan Tingkat Pertama;
  2. Adanya usul pembentukan Pengadilan Agama baru di wilayah Halmahera Tengah dan Halmahera Timur;
  3. Mengingatkan bahwa untuk Simak BMN batas akbhir pada tanggal 30 Juli 2020, dan Pengadilan Agama Soasio mengusulkan rumah dinas;
  4. Validasi dan monitoring ABS serta SIKEP untuk melengkapi dokumen-dokumen yang kurang serta selalu memperbarui data-data seperti status kesehatan, KP4, SPMMT, SPMMJ, dll;
  5. Memberikan ucapan selamat dan memotivasi karena Pengadilan Agama Soasio meraih predikat pengelola anggaran terbaik sewilyah Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara.

 

Pembinaan kedua dilakukan oleh Panitera Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara, Drs. Abd. Khalik, S.H., M.H dengan beberapa hal yang disampaikan sebagai berikut :

 

  1. Mengevaluasi dan mengoreksi SOP penyampaian isi putusan banding paling lama 2 hari setelah putusan banding diterima oleh PA pengaju;
  2. Efisiensi pengiriman bekas banding (bundel B) serta mencantumkan nomor para pihak di berkas perkara, agar mudah dihubungi;
  3. Mengingatkan untuk lebih memahami Zona Integritas (ZI) dalam rangka meraih predikat WBK dan WBBM;
  4. Mengingatkan 4 pilar harus selalu kompak, dalam menjalankan perahu pengadilan;
  5. Di masa pandemi covid-19 dan era new normal, dalam melakukan pekerjaan harus menjalankan protokol kesehatan dan lebih meningkatkan manajemen resiko;
  6. Mengevaluasi kinerja SIPP untuk selalu ditingkatkan;
  7. Pengusulan kenaikan kelas Pengadilan Agama Soasio agar menjadi kelas IB;
  8. Maksimilisasi organisasi IPASPI;
  9. Radius panggilan Pengadilan Agama Soasio agar dikoreksi dan ditinjau kembali, agar tidak memberatkan para pihak.

Pembinaan2

 

Kemudian dilanjutkan sambutan dari Ketua Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara, Bapak Dr. H. Insyafli, M.H.I sekaligus pengenalan kepada seluruh aparatur Pengadilan Agama Soasio. Dalam pembinaan kali, Dr. H. Insyafli, M.H.I mengambil tema “Penerapan Ilmu Dalam Bekerja” karena pada dasarnya mencari ilmu merupakan kewajiban setiap manusia dan ilmu adalah bagian dari petunjuk dan penerang bagi kehidupan sesorang.

 

Memperdalam ilmu di bidang pekerjaan kita merupakan suatu kewajiban agar seseorang menjadi pegawai yang professional yaitu seorang dapat memposisikan dirinya agar mampu memahami tugas dan tanggung jawab, serta fokus dan konsisten terhadap urusan pekerjaannya. Selain memberikan pembinaan tentang penerpan ilmu di dalam pekerjaan, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara juga menyampaiakan hal-hal sebagai berikut :

 

  1. Pikirkan apa yang bisa kita kerjakan untuk kemajuan institusi , jangan pikirkan saya akan mau jadi apa. Karena tidak tidak bias menebak nasib kita di masa depan.;
  2. Sebagai aparatur  Pengadilan Agama, sekarang sudah dicanangkan bahwa aparatur Peradilan itu adalah aparatur yang modern. Salah satu cirri modern itu adalah aparatur harus professional, yakni bekerja  berdasarkan pengetahuan dan kemampuan yang baik. Oleh karena itu di bidang kita masing-masing kita harus betul-betul menguasai aturan kerja yang harus harus diikuti, penguasaan yang penuh itulah yang disebut ilmu. Jangan baru merasa tahu, padahal baru di tingkat 25 %. Ilmu itu adalah pengetahuan 100 %;
  3. Dalam membangun ZI di Pengadilan Agama Soasio, harus benar-benar mewujudkan Peradilan Agama yang bersih dan melayani, bersih dari Korupsi, Gratifikasi, Suap dan Pungli. Sudah banyak contoh nya pejabat Peradilan yang dihukum bahkan dipecat karena berprilaku tidak bersih. Juga kita harus selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, mempermudah dan mempercepat urusan mereka yang diserahkan kepada kita;
  4. Khusus untuk Hakim, harus hafal Kode Etik Pedoman Prilaku Hakim yang sepuluh point. Memahami dan mempedomaninya dalam kehidupan sehari-hari baik di dalam dinas maupun diluar dinas. Begitupula dengan pejabat lainnya baik Panitera, Panitera Pengganti, Juru Sita serta seluruh aparatur Peradilan Agama lainnya;
  5. Harus memanfaatkan semua fasilitas pelatihan yang ditawarkan oleh Diklat MA RI  terutama pelatihan on line dalam berbagai bidang kemampuan dan ilmu;
  6. Dalam menangani perkara atau dalam melakukan persidangan, harus membuat terobosan, dan upaya efisiensi baik dalam menyusun Berita Acara Sidang maupun dalam;menyusun Putusan, intinya adalah persidangan kita harus sesuai dengan azas berperkara Sederhana, Cepat dan Biaya ringan;
  7. Kita harus bekerja secara organisasi, ada yang meminpin di depan didukung oleh barisan yang solid di belakang, kalau ad aide yang baik harus bersama didukung, kalau ada sesuatu yang salah harus secara bersama meluruskannya, karena tujuan kita satu yakni peradilan agama yang semakin maju, bersih melayani.

Pembinaan 3

Acara pembinaan di akhiri dengan sesi foto bersama dengan para aparatur Pengadilan Agama Soasio (Sumber : Humas PTA Maluku Utara)

 

Add comment

Alamat Kantor

PENGADILAN TINGGI AGAMA MALUKU UTARA

Jl. Raya Kilometr 40 Desa Balbar Kec. Oba Utara - Sofifi

Telp. 0921-6121929 Fax: 0921-6121929

Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Lokasi Kantor