PTA Maluku Utara

Pengantar Tugas Wakil Ketua Dan Hakim Tinggi PTA Maluku Utara

Ada pertemuan pasti ada perpisahan, namun setelah perpisahan belum tentu ada pertemuan, meski demikian kita berharap suatu saat kita bisa bertemu lagi. Demikian disampaikan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara, Bapak Drs. H. Subuki, M.H. pada acara Pengantar Tugas Wakil Ketua dan Hakim Tinggi PTA Maluku Utara di aula pertemuan lantai II, Selasa (06/07/21).

Mantan Wakil Ketua PTA Semarang ini berharap agar para Hakim Tinggi yang akan pindah sempat mentransfer ilmunya kepada yang masih tinggal untuk kemajuan PTA Maluku Utara, khususnya dalam upaya meraih predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dari Kementerian PAN dan RB.

Ketua PTA Maluku Utara yang baru dilantik pada tanggal 02 Juli 2021 lalu ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakil Ketua dan para Hakim Tinggi yang akan mutasi ke tempat tugas yang baru atas pengabdiannya selama ini, baik yang bersifat kedinasan maupun semikedinasan. “Prestasi sesorang dilihat dari sejauh mana dia bisa memberikan manfaat dan kemaslahatan bagi orang lain maupun institusinya”, ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PTA Maluku Utara, Dr. Chazim Maksalina, M.H. dalam pesan dan kesannya mengatakan, selama sekitar sebelas bulan bergaul dengan seluruh karyawan PTA Maluku Utara sudah pasti terdapat kesalahan. “Sebagai manusia, saya dan keluarga tentu tidak luput dari kekhilafan, apa yang telah saya kerjakan mungkin tidak sesuai harapan, oleh karenanya mohon dimaafkan”, pintanya.

Dalam pesannya, Wakil Ketua yang bakal pindah ke PTA Bengkulu ini mengutip pesan bijak dari tokoh nasioal Ki Hajar Dewantara untuk diteladani bersama yaitu: Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mbangun karso, tut wuri handayani. Di depan kita menjadi teladan, di tengah memberi semangat, di belakang memberi dorongan. Dengan demikian, di posisi mana pun kita bisa saling mengayomi, dengan dilandasi tiga sifat; diam (menyimak pembicaraan orang), bersih hati (tidak suka berburuk sangka) dan berjiwa besar (menerima kenyataan dengan lapang dada).

Kesan dan Pesan dari yang ditinggalkan disampaikan oleh Hakim Tinggi, Dr. H. Moh. Faishol Hasanuddin, S.H.,M.H. yang intinya menyatakan sangat kehilangan dengan kepindahan Pak Wakil Ketua dan empat orang Hakim Tinggi. “Bapak-bapak yang pindah ini adalah guru kita semua”, ujarnya seraya mendoakan agar mereka semakin sukses di tempat yang baru.

Pejabat yang mutasi tempat tugas adalah Dr. H. Chazim Maksalina, M.H. menjadi Wakil Ketua PTA Bengkulu, Drs. H. Arifin, M.H. menjadi Hakim Tinggi PTA Samarinda, Drs. H. Marwan, M.H. menjadi Hakim Tinggi PTA Samarinda, Drs. A. Abdul Hadi, S.H.,M.H menjadi Hakim Tinggi PTA Samarinda dan Drs. Usman, S.H.,M.H. menjadi Hakim Tinggi PTA Palu. Acara tersebut dihadiri oleh para Hakim Tinggi, para pejabat struktural/fungsional dan seluruh pegawai PTA Maluku Utara serta para pimpinan Pengadilan Agama se Maluku Utara.