PTA Maluku Utara

“Ramadhan Bulan Penuh Ampunan”, Pembinaan Rohani Oleh YM Drs. H. Arifin, M.H.

Sofifi, 15 April 2021

Seperti hari-hari sebelumnya, Pembinaan Rohani di hari ke-3 Ramadhan (Kamis, 15/04/2) dilangsungkan usai Sholat Dzuhur Berjamaah di Musholla Al-Mahkamah Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara. Kali ini tausiah disampaikan oleh Bapak Drs. H. Arifin, M.H., Hakim Tinggi PTA Maluku Utara.

Dalam tausiahnya, Arifin menegaskan bahwa biasanya kalau dalam 10 hari pertama Ramadhan, ibadah kita masih kuat dan penuh semangat, namun masuk 10 hari kedua, apalagi masuk 10 hari terakhir, dimana-mana ada kemajuan. “Kemajuan dalam hal shaf sholat di masjid-masjid atau musholla, shafnya tambah maju”, ujarnya sambal tersenyum.

Seharusnya dalam beribadah, lanjutnya, kita tetap istiqamah dari awal sampai akhir Ramadhan. Caranya, kita harus meyakini bahwa kita bisa bertemu Ramadhan tahun ini adalah suatu anugerah yang diberikan Allah kepada kita. Karena banyak saudara kita dan mungkin tetangga kita yang pada tahun lalu masih bertemu Ramadhan, namun tahun ini tidak ketemu lagi karena mereka telah tiada.

Ramadhan suatu anugerah besar karena Ramadhan punya keistimewaan dibanding bulan-bulan lainnya. Selain di bulan itu ada malam yang sangat istimewa yaitu “lailatul qadr”, juga ada hadits yang menyatakan, “tidur di siang Ramadhan (orang yang puasa Ramadhan) bernilai ibadah dan diamnya dianggap bertasbih”. Namun hadits ini jangan diartikan apa adanya, sehingga tidur sepanjang hari. “Tidur yang bernilai ibadah adalah tidur dalam rangka untuk menghindari perbuatan yang tidak baik atau tercela”, ujarnya.

Bulan Ramadhan, lanjutnya, harus diisi dengan memperbanyak taubat dan istighfar, karena Ramadhan ada yang mengartikan menghapus dosa atau membakar dosa atau dengan kata lain “Ramadhan adalah bulan penuh ampunan dari Allah SWT, sehingga hal ini memberi semangat kepada kita untuk memperbanyak taubat dan beristighfar, Kalau manusia itu suka melakukan kemaksiatan, maka ia akan malas melakukan ibadah karena setiap kemaksiatan yang dilakukan akan membuat noda hitam di hatinya, dan itulah yang bisa membuat seseorang malas beribadah. “Maka dengan memperbanyak taubat dan beristighfar, akan memberi semangat kepada kita untuk tetap istiqamah dalam beribadah di bulan Ramadhan”, katanya.

Kegiatan Pembinaan Rohani ini diikuti oleh unsur pimpinan, pejabat fungsional dan struktural serta seluruh pegawai PTA Maluku Utara.